Penularan penyakit liver

Kemarin saya ada teman bernama ganuh menanyakan Teman saya baru meninggal karena liver, saya melayat ke rumahnya dan diajak makan oleh yg punya rumah, agak takut karena penularan penyakit liver tapi saya ga enak nolaknya, pertanyaan saya ialah :
1. Apakah saya beresiko terkena penyakit tsb?
2. Istri saya lagi hamil 6 bulan dan saya berhubungan dgnya pada malam hari, apakah liver bisa ditularkan melalui hubungan juga?

Penularan penyakit liver yang diderita teman anda itu Sirosis (pengerasan hati.. bisa akibat obat-obatan atau racun), hepatitis ato apa?
Kalau hepatitis (infeksi hati), ada bermacam2. ada Hepatitis A yang ditularkan lewat makanan dan tinja,
kalau Hepatitis B dan C melalui transfusi darah dan jarum suntik. Kalau melalui hubungan intim resikonya sedikit.
1. kemungkinan tidak. kalau teman anda hanya sirosis, tapi kalau hepatitis.. kemungkinannya juga sedikit.
2. Wah, saya sarankan jangan berhubungan dulu, apalagi istri anda kan sedang hamil.

 

Dan jawaban ke dua dari Penularan penyakit liveradalah

Penularannya bisa melalui bermacam-macam media atau cara seperti:

* Jarum suntik yang tidak sekali pakai
* Pisau cukur
* Jarum tato
* Jarum tusuk kuping
* Sikat gigi
* Jarum bor gigi
* Barang yang tercemar virus hepatitis B (VHB) sesudah digunakan pada para carrier positif atau penderita hepatitis B
* Akibat berhubungan seksual atau berciuman dengan penderita dan akibat transfusi darah yang terkontaminasi VHB.

Cara penularan yang terakhir ini memasukan para penderita kelainan darah seperti hemofilia (kadar protein faktor VIII atau zat pembeku dalam darah sangat rendah), thalasemia, leukimia atau melakukan dialisis ginjal ke dalam kelompok rawan atau berisiko tinggi terkena penyakit hepatitis B. Sebab mereka sering berurusan dengan transfusi darah.

Adapun kelompok orang yang rawan terinfeksi VHB yaitu mereka yang bekerja di laboratorium atau ruang darurat rumah sakit dan kamar mayat. VHB tidak menular melalui singgungan kulit, namun kalau ada luka terbuka di kulit lalu terkontaminasi darah yang mengandung VHB, penularan bisa terjadi.

Semoga dengan membaca artikel ini kita semua dapat lebih mewaspadai dan menjaga kesehatan agar kita terhindar dari hepatitis atau paling tidak meminimalisir resiko. Dan bagi penderita jangan berkecil hati sebab kesempatan untuk sembuh total masih terbuka.

materi referensi:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: